Cegah Kekeringan Sawah Petani, Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM Salurkan 200 Pompa Air

Kibaan.co: Aceh Barat – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Kepala Dinas Pertanian, meninjau langsung kondisi sawah yang terdampak kekeringan sekaligus menyerahkan bantuan mesin pompa air beserta selang kepada petani di Desa Cot Amun dan Desa Masjid Baro, Kecamatan Samatiga, Selasa (28/7/2026)

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respons Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap ancaman kekeringan yang berpotensi menurunkan hasil panen, terutama di tengah musim kemarau

Bupati Tarmizi mengatakan, persoalan utama yang dihadapi petani selama ini adalah keterbatasan pasokan air untuk mengairi lahan persawahan. Kondisi tersebut semakin dirasakan saat musim kemarau sehingga berisiko menyebabkan gagal panen

“Langkah konkret yang bisa dilakukan pemerintah daerah adalah menyiapkan 200 unit pompa air yang akan didistribusikan ke wilayah persawahan di Aceh Barat. Penyalurannya dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama sawah yang memiliki sumber air dan memungkinkan memanfaatkan bantuan pompa secara optimal agar tidak mubazir,” kata Tarmizi

Ia menjelaskan, pendistribusian pompa air telah dimulai di dua desa di Kecamatan Samatiga. Penentuan penerima bantuan dilakukan berdasarkan pendataan dan pemetaan yang disusun Dinas Pertanian bersama para penyuluh pertanian

“Kami berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di lapangan. Mereka melaporkan kondisi kepada Dinas Pertanian, kemudian dilakukan pendataan dan pemetaan untuk menentukan lokasi prioritas, terutama lahan yang luas dan memungkinkan mendapatkan manfaat maksimal dari pompa air,” ujarnya

Selain bantuan pompa air, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga mengusulkan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Program tersebut dirancang menggunakan bangunan berukuran 10 x 15 meter, dilengkapi tandon berkapasitas besar serta sistem pompa bertenaga surya

Di sektor pertanian, pemerintah daerah juga meminta Dinas Pertanian melalui penyuluh untuk melakukan pendataan terhadap varietas padi yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan

“Kami sudah meminta penyuluh turun ke lapangan untuk mengecek bibit yang toleran terhadap kekeringan. Varietas tersebut akan menjadi rekomendasi untuk musim tanam berikutnya,” ujar Tarmizi

Sementara itu, Sekretaris Kelompok Tani Desa Cot Amun, Yusdiwar, menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Aceh Barat yang turun langsung melihat kondisi sawah masyarakat.
Menurutnya, bantuan pompa air tersebut sangat dibutuhkan petani untuk menyelamatkan tanaman padi yang mulai terdampak kekeringan

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Aceh Barat. Dengan adanya bantuan mesin pompa air ini, mulai besok kami sudah bisa mengalirkan air ke sawah sehingga tanaman padi dapat kembali pulih,” kata Yusdiwar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *