Ironis! Siswa SD di Nagan Raya Belajar Tanpa Meja dan Bangku, Minta Presiden Prabowo Melihat Kondisi Mereka

Kibaan.co: Nagan Raya –  Pembangunan sekolah darurat Di Desa Kota Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, yang mulai dibangun sejak Januari 2026,hingga kini belum di rampung sepenuhnya Kamis 23/7/26

Zainuddin S. Pd sebagai kepala sekolah SDN 1 Beutong Ateuh Banggalang Kota Teugoh mengatakan bahwa bangunan sekolah masih belum sepenuhnya selesai dan belum dapat di manfaatkan secara maksimal.

“Sekolah ini di mulai sejak Januari hingga kini belum terselesaikan secara utuh. Selain itu, tanah yang digunakan ini merupakan tanah orang milik pribadi, bukan tanah pemerintah daerah dan belum di bayar. Sekarang sudah berjalan selama satu semester, belum juga di bayar oleh pemerintah daerah. “Ujarnya”

Meskipun demikian, proses belajar mengajar tetap berlangsung setiap hari. Para guru berupaya memastikan para siswa tetap mendapatkan hak pendidikan yang baik. Meskipun harus mengajar dengan segala keterbatasan yang ada.

Ibu Latifah S. Pd Selaku Guru SDN 1 Beutong Ateuh Banggalang, Kota Teugoh “Kami tetap mengajar Anak-anak disini karena semangat yang luar biasa, kami berharap pemerintah dapat segera menuntaskan sekolah ini agar anak-anak bisa belajar seperti anak-anak lainnya. “Ujarnya

Keberadaan sekolah darurat menjadi harapan yang besar bagi puluhan siswa di Beutong Ateuh Banggalang untuk tetap memperoleh hak pendidikan.

Najwa seorang siswa kelas 3SD ” Kami tetap belajar tapi bangku dan meja tidak ada, kami juga duduk nya masih pakai alas terpal buk
Maunya bapak prabowo melihat keadaan kami disini buk, panas juga disini,belajar nya harus ganti-gantian sempit-sempit “tambahnya”

Keberadaan sekolah darurat menjadi harapan bagi puluhan siswa di Beutong Ateuh Banggalang untuk mendapatkan hak pendidikan yang sama seperti siswa – siswa lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *