Pemkab dan DPRK Apresiasi Mifa Layani 1.731 Warga Periksa Kesehatan Gratis

Warga Pasi Aceh Tunong, Meureubo, Aceh Barat, berkonsultasi kepada dokter saat kegiatan Klinik Kesehatan Keliling (Kilkesling) program CSR PT Mifa Bersaudara, Selasa, 18 November 2025.

Kibaan.co | Aceh Barat — PT Mifa Bersaudara kembali menuntaskan program CSR Klinik Kesehatan Keliling (Klikesling) yang menjangkau 26 gampong dan tiga dayah di Aceh Barat. Sebanyak 1.731 warga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari program tersebut.

Penutupan Klikesling digelar di Gampong Pasi Aceh Tunong, Meureubo, Selasa, 18 November 2025, dan dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, Cut Hasanuddin SKM MSi, puluhan warga, keuchik setempat, manajemen PT Mifa, Anggota DPRK Aceh Barat Khairini SSi, serta Camat Meureubo, Maimun.

Dalam sambutannya, Cut Hasanuddin menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Mifa menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ia menilai program tersebut selaras dengan agenda kesehatan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, termasuk program Dokter Masuk Gampong.

“Pelayanan Mifa sudah sangat komplit,” ujarnya.

Cut Hasanuddin juga menyoroti kontribusi Mifa pada penurunan angka stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak pengidap stunting. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Aceh Barat menurun dari 33,3 persen pada 2023 menjadi 25,6 persen pada 2024.

“Tahun ini survei tidak dilakukan karena efisiensi anggaran. Rupanya biaya survei itu cukup besar untuk skala nasional,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi Posyandu, terutama dalam penimbangan, pengukuran, hingga penginputan data untuk memastikan validitas penetapan kategori stunting. “Mifa juga berkontribusi terhadap program penanggulangan stunting,” tambahnya.

Departement Head External PT Mifa Bersaudara, Helvi Yudho, mengatakan Klikesling tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga penyuluhan kesehatan dengan melibatkan akademisi dari Universitas Teuku Umar (UTU).

Sementara program Dokter Masuk Gampong telah melayani 80 keluarga.

“Tim medis Mifa dan para penyuluh turun langsung ke setiap gampong agar layanan kesehatan mudah diakses. Keluhan yang paling banyak disampaikan warga adalah tingginya kadar asam urat,” terangnya.

Anggota DPRK Aceh Barat, Khairini, turut mengapresiasi keberlanjutan program tersebut. Ia menyebut layanan kesehatan dari Mifa sebagai bentuk kepedulian sosial yang konsisten dan sangat dibutuhkan, terutama oleh masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan.

“Program ini langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami siap bersinergi dengan Mifa dan pemangku kepentingan lainnya untuk melaksanakan program sosial yang bermanfaat,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *