Kibaan.con: Aceh Barat – Anggota DPRK Aceh Barat sekaligus Ketua Komisi III, Mustafa Gaseu, SH, melaksanakan kegiatan Reses Tahap II Tahun 2026 di Gampong Paya Luah, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, pada Senin (20/7/2026)
Kegiatan reses tersebut dihadiri aparatur gampong, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari sejumlah desa di Kecamatan Woyla. Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait pembangunan infrastruktur jalan, bantuan kepemudaan, hingga tanggung jawab sosial perusahaan
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah peningkatan jalan di Gampong Paya Luah yang selama ini telah lama diharapkan untuk dilakukan pengaspalan. Masyarakat menilai kondisi jalan yang ada saat ini membutuhkan perhatian serius agar dapat menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga
Menanggapi hal tersebut, Mustafa Gaseu menjelaskan bahwa persoalan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan fasilitas umum lainnya, merupakan bagian dari tugas dan fungsi Komisi III DPRK Aceh Barat
“Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus Komisi III. Aspirasi masyarakat terkait peningkatan dan pengaspalan jalan di Gampong Paya Luah akan kami perjuangkan dan sampaikan kepada pemerintah daerah agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan”, ujar Mustafa Gaseu
Selain infrastruktur, pemuda Gampong Blang Luah juga menyampaikan usulan pengadaan Dalail Khairat sebagai bagian dari kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda di desa tersebut
Dalam kesempatan itu, masyarakat turut menyoroti keberadaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar. Warga mengaku selama beberapa tahun terakhir bantuan CSR dinilai tidak lagi tersalurkan kepada masyarakat sebagaimana yang diharapkan
Tidak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait permintaan pengerasan jalan kepada pihak perusahaan PT KTS yang hingga saat ini belum terealisasi
Mustafa Gaseu menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi catatan penting dalam agenda kerja DPRK Aceh Barat. Ia berharap pemerintah daerah serta pihak perusahaan dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan tanggung jawab sosial perusahaan
“Reses merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan dan kebutuhan di lapangan. Semua masukan ini akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan yang ada”, tutupnya







