Kibaan.co : Aceh Barat – Kepala SD Negeri 14 Meulaboh, Iin Sumidar, S.Pd., M.Pd., terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing sekolah sejak dilantik pada Februari lalu
Kepala SD Negeri 14 Meulaboh, Senin 27 Juli 2026 mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun kolaborasi yang kuat bersama seluruh guru dalam menciptakan branding sekolah. Upaya tersebut bertujuan agar SD Negeri 14 Meulaboh mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain, termasuk sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama
“Kami ingin menghadirkan sekolah yang memiliki ciri khas, berkarakter, dan menjadi pilihan masyarakat melalui kerja sama yang baik antara kepala sekolah, guru, serta seluruh warga sekolah,” ujarnya
Selain memperkuat citra sekolah, berbagai program pembiasaan positif juga diterapkan. Setiap pagi, guru menyambut kedatangan siswa dengan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai upaya menanamkan karakter sejak dini
Sekolah juga membiasakan penggunaan bahasa daerah dan bahasa asing dalam kegiatan sehari-hari. Setiap hari Kamis, siswa diajak menggunakan bahasa Aceh, sedangkan setiap hari Selasa diterapkan pembiasaan berbahasa Inggris guna meningkatkan kemampuan komunikasi mereka
Dalam bidang pembinaan karakter dan keagamaan, seluruh warga sekolah melaksanakan salat Zuhur berjamaah dengan memanfaatkan mushala yang tersedia di lingkungan sekolah
Di sisi lain, Iin juga mengusulkan agar pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kepala sekolah lebih diarahkan pada konsep asset-thinking, yakni mengoptimalkan potensi sumber daya manusia, sarana, prasarana, serta lingkungan sekolah, dibandingkan berfokus pada pola pikir deficit-thinking yang hanya melihat kekurangan
Meski berbagai program telah berjalan, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru serta keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan
Saat ini, SD Negeri 14 Meulaboh memiliki 477 siswa yang terbagi dalam 17 rombongan belajar (rombel). Jumlah guru sebanyak 28 orang dinilai telah mencukupi untuk mendukung proses belajar mengajar
Pada tahun ajaran baru, sekolah juga mencatat peningkatan minat masyarakat. Jumlah peserta didik baru yang semula ditargetkan 74 orang meningkat hingga kuota penuh sebanyak 84 siswa
Terkait tenaga pendidik, SD Negeri 14 Meulaboh masih memiliki tiga guru bakti atau non-ASN yang berstatus paruh waktu. Menyikapi aturan dalam Juknis BOS yang tidak lagi memperbolehkan pembayaran gaji langsung kepada guru non-ASN mulai 1 Januari, pihak sekolah melakukan penyesuaian penganggaran melalui penugasan tambahan, seperti pelaksana Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan petugas perpustakaan
Iin berharap berbagai inovasi dan program yang dijalankan dapat terus meningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri 14 Meulaboh sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas







