Kibaan.co | Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh periode 5 hingga 7 November 2025.
BMKG menyebutkan, sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, terutama pada 6 dan 7 November 2025.
Adapun daerah yang berpotensi terdampak meliputi Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Pidie.
Menurut prakirawan BMKG, meningkatnya potensi hujan disebabkan oleh beberapa faktor atmosfer, antara lain nilai Dipole Mode negatif yang memicu peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian barat. Selain itu, aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) serta munculnya Gelombang Kelvin di wilayah Aceh dan suhu muka laut yang hangat di perairan timur Aceh turut meningkatkan massa uap air yang berpotensi membentuk awan hujan.
“Kondisi ini dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan yang signifikan di beberapa wilayah Aceh,” tulis BMKG dalam peringatannya, Rabu (5/11/2025).
BMKG juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di daerah rawan. Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng perbukitan dan aliran sungai disarankan untuk segera mengungsi apabila terlihat awan gelap pekat atau hujan mulai turun di kawasan pegunungan.
“Peringatan dini ini diharapkan menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh.”tutup BMKG.







