PUPR Aceh Barat Anggarkan Rp1,92 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Gantung Cot Manggi

Kibaan.co| Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Aceh Barat menganggarkan dana sebesar Rp1,92 miliar untuk pembangunan jembatan gantung di Desa Cot Manggi, Kecamatan Panton Reu, pada tahun anggaran 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, mengatakan proyek tersebut telah ditayangkan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan siap memasuki tahapan pelelangan.

“Untuk tahun 2026, kegiatan utama yang akan dilaksanakan adalah pembangunan abutmen sebagai bagian dari konstruksi jembatan. Namun proses lelang belum dapat dilakukan karena masih terdapat sejumlah kendala teknis,” ujar Fadly kepada wartawan, Sabtu malam (28/2/2026).

Ia menjelaskan, lokasi jembatan gantung lama tidak lagi memungkinkan untuk dibangun kembali karena bentang sungai telah melebar hingga sekitar 200 meter. Pemerintah telah mengidentifikasi lokasi alternatif yang dinilai lebih ideal, berjarak sekitar 150 meter dari titik lama. Namun, lokasi tersebut masih terkendala persoalan lahan yang belum sepenuhnya diserahkan oleh masyarakat.

“Pelaksanaan lelang belum bisa kita lakukan karena ada kendala teknis di lapangan, termasuk persoalan pembebasan lahan,” katanya.

Fadly menambahkan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp459 juta untuk memulai tahapan awal pembangunan, termasuk pengadaan pipa casing baja sebagai bagian dari persiapan konstruksi.

“Pada tahun 2026, pembangunan dilanjutkan dengan pagu anggaran sebesar Rp1,92 miliar untuk tahap konstruksi utama,” jelasnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Cot Manggi juga telah diusulkan dalam dokumen R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi) Jitupasna sebagai bagian dari upaya penuntasan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Meski demikian, realisasi pembangunan sempat terkendala karena R3P merupakan dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang mensyaratkan pemenuhan sejumlah ketentuan teknis dan administratif.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat segera terealisasi guna meningkatkan aksesibilitas serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Panton Reu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *