Kibaan.co : Aceh Barat – Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Aceh Barat terus berjalan secara bertahap. Dari target pembangunan tahap awal sebanyak 87 unit yang sebelumnya ditargetkan rampung pada Agustus 2026, hingga kini baru 17 unit gedung yang telah selesai dibangun.
Program KDMP di Aceh Barat secara keseluruhan direncanakan mencakup 321 desa di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat. Pembangunan tersebut dikerjakan bersama pihak TNI, khususnya Kodim 0105/Aceh Barat, sebagai bagian dari upaya mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi di tingkat gampong.
Komandan Kodim (Dandim) 0105/Aceh Barat Maljuna Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA ketikan diwawancarai didepan rumah sakit Cut Nyak Dhien Senin 17 Agustus 2026 mengatakan, proses pembangunan dilakukan secara bertahap untuk menjangkau seluruh desa yang telah ditetapkan dalam program tersebut
“Bagaimanapun caranya, program unggulan Presiden ini tetap kita jalankan dan tuntaskan”, tegasnya, Senin (17/8/2026)
Menurutnya, dari total 321 desa yang direncanakan mendapat pembangunan KDMP, penyelesaian konstruksi di setiap titik menjadi perhatian utama agar koperasi dapat segera memasuki tahap operasional
Selain pembangunan gedung, dukungan sarana operasional juga mulai disalurkan. Sebanyak 17 unit truk telah tiba dan dialokasikan untuk koperasi yang bangunannya telah siap, termasuk di kawasan Ujong Tanoh Darat (UTB), Arongan, dan sejumlah lokasi lainnya
Namun, pelaksanaan pembangunan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait kenaikan harga dan keterbatasan pasokan material. Harga semen, misalnya, sempat mencapai sekitar Rp100.000 per sak ketika pasokan mengalami keterbatasan
Kendati menghadapi kendala tersebut, proses pembangunan tetap dilanjutkan. Prajurit TNI dari Kodim 0105/Aceh Barat terus mengawal pengerjaan agar pembangunan dapat berjalan hingga seluruh target terpenuhi
“Dari target 87 unit yang sedang dibangun pada tahap ini, sekarang sudah selesai 17 unit. Pembangunan ini masih terus berjalan dan berproses”, ujarnya
Setelah pembangunan fisik selesai, tahapan berikutnya akan diarahkan pada penataan manajemen koperasi serta pengadaan barang dagangan. Proses tersebut masih dikoordinasikan bersama pengelola koperasi dan instansi terkait agar gedung yang telah selesai dibangun dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.







