Kibaan.co: Aceh Barat – Pertemuan yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, serta petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) digelar dengan suasana santai melalui sarapan bersama di Pendopo Bupati. Jum’at,(01/05/2026)
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat koordinasi lintas pihak dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat
Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas rencana kegiatan lapangan yang akan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk aksi gotong royong massal.
Diskusi yang berlangsung sambil makan itu dimanfaatkan untuk menampung berbagai masukan dari warga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan
Panitia juga menegaskan komitmennya untuk menjemput aspirasi masyarakat secara langsung, agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan di lapangan. Aksi gotong royong besar-besaran dijadwalkan dalam waktu dekat sebagai langkah nyata pembersihan lingkungan secara menyeluruh
Fokus utama kegiatan ini adalah edukasi hidup sehat dan bersih, Masyarakat didorong untuk menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik seperti bersepeda, serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Kampanye ini bertujuan membangun kesadaran kolektif agar warga terbiasa membuang sampah pada tempatnya.
Jika upaya tersebut dilakukan secara konsisten, pemerintah optimistis Aceh Barat dapat mencapai target “zero sampah” dalam kurun waktu satu tahun
Selain isu kebersihan, pertemuan juga menyoroti aspirasi nelayan tradisional, Mereka menekankan pentingnya perlindungan dan dukungan fasilitas, mengingat nelayan merupakan bagian dari tenaga kerja yang berperan penting dalam perekonomian daerah. Perahu sebagai alat utama mencari nafkah menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kesejahteraan nelayan
Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P, M.M menyampaikan bahwa sejumlah langkah telah dan sedang dilakukan, termasuk penanganan muara yang menjadi keluhan nelayan. Untuk mendukung hal tersebut, sedang dilakukan pemesanan alat berat berupa ekskavator long arm guna memperbaiki kondisi muara dan memperlancar aktivitas nelayan
Di sisi lain, pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga menjadi fokus pembenahan. Pemerintah berencana meningkatkan manajemen TPI agar lebih profesional dan berkualitas, sejalan dengan standar dukungan dari pemerintah provinsi
Dengan dukungan peralatan yang memadai serta perbaikan manajemen, diharapkan berbagai keluhan masyarakat, khususnya nelayan, dapat teratasi dan pelayanan menjadi lebih optimal
Ke depan, seluruh pihak berkomitmen untuk terus melanjutkan edukasi kepada masyarakat, melaksanakan gotong royong secara berkelanjutan, menyelesaikan pengadaan alat berat, serta meningkatkan pengelolaan TPI
Langkah-langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.







