Kibaan.co : Aceh Barat – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Barat, Mustafa Gaseu, S.H., menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai milik rakyat yang harus terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Mustafa dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Aceh Barat, Selasa (20/10/2026). Sambutan itu menjadi yang pertama disampaikannya setelah terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Barat dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI.
Dalam kesempatan tersebut, Mustafa menyampaikan penghormatan kepada para sesepuh dan senior Partai Golkar, di antaranya H. Zuriat Suparjo, S.P., dan H. Kamaruddin, serta seluruh kader dan jajaran Fraksi Golkar di DPRK Aceh Barat.
Ia menegaskan, Partai Golkar Aceh Barat akan senantiasa mendukung kebijakan pemerintah daerah selama berorientasi pada kemaslahatan dan kepentingan masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh kader Partai Golkar, khususnya yang berada di DPRK Aceh Barat, agar terus menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing,” ujar Mustafa.
Mustafa juga membantah anggapan bahwa Partai Golkar hanya menjadi milik kalangan berduit. Menurutnya, Golkar harus menjadi wadah terbuka bagi masyarakat dan kader yang ingin berproses serta berjuang bersama untuk kemajuan daerah dan bangsa.
“Kalau ada yang mengatakan Partai Golkar itu milik orang-orang berduit, hari ini saya sebagai ketua membantahnya. Partai Golkar adalah milik rakyat dan akan terus berjuang bersama rakyat demi kemajuan bangsa dan daerah yang kita cintai,” tegasnya.
Ia turut mengajak seluruh kader untuk memperkuat solidaritas, saling membantu, dan membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Aceh Barat guna menghadapi agenda politik pada pemilu mendatang.
Sementara itu, Pembinaan dan sekaligus Senior Partai Golkar, H. Kamaruddin, mengingatkan pentingnya menjaga moralitas dan etika dalam berorganisasi. Ia menilai, peringatan hari ulang tahun partai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memahami nilai-nilai perjuangan yang telah dibangun oleh para pendahulu.
Menurutnya, seluruh kader perlu memahami posisi sesepuh, senior, dan generasi penerus agar kesinambungan perjuangan partai tetap terjaga.
Arahan serupa disampaikan sesepuh Partai Golkar, H. Zuriat Suparjo. Ia mendorong seluruh kader untuk menetapkan target politik yang jelas, khususnya dalam menghadapi pemilihan legislatif mendatang.
Zuriat menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) dapat memperjuangkan perolehan dua kursi pada pemilihan legislatif mendatang. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya loyalitas dan kesungguhan kader dalam membesarkan partai.
Ia juga mengingatkan agar kader tetap melanjutkan perjuangan yang telah dirintis para senior dan sesepuh, sehingga Partai Golkar tetap kokoh dan mampu mempertahankan eksistensinya, sebagaimana lambang pohon beringin yang menjadi identitas partai.
Peringatan HUT ke-62 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Partai Golkar Aceh Barat untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, serta mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.







