Kibaan.co : Aceh Barat – Suasana penutupan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-438 Kota Meulaboh tahun 2026 berlangsung meriah. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., bersama Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., mencuri perhatian masyarakat saat tampil menjadi syeh rapa’i dadakan di penghujung acara. Minggu, (11/10/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi melantunkan sejumlah syair bernuansa budaya Aceh dan syariat Islam, di antaranya lagu “Gadoh Aneuk Meupat Jirat, Gadoh Adat Han Pat Tamita”, yang mengandung pesan tentang pentingnya menjaga adat dan budaya sebagai identitas masyarakat Aceh, serta syair-syair Islami lainnya.
Melalui lantunan syair tersebut, Tarmizi menyampaikan harapannya agar masyarakat Aceh Barat terus menjaga dan melestarikan adat istiadat serta menjalankan syariat Islam sesuai dengan ketentuan qanun Aceh.
Menurutnya, kesenian tradisional bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana untuk menyampaikan pesan moral, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan Aceh Barat, termasuk melalui pelestarian kesenian tradisional agar warisan budaya daerah tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Selain itu, Tarmizi mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan barang terlarang lainnya. Ia berharap masyarakat, keluarga, dan seluruh pihak terkait dapat bersama-sama melindungi anak-anak Aceh Barat agar tidak menjadi sasaran peredaran narkoba.
Pesan lainnya yang disampaikan Bupati berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Aceh Barat yang bersih dan nyaman
Tidak hanya menyoroti budaya dan syariat Islam, Bupati Aceh Barat juga menyinggung dampak positif penyelenggaraan HUT ke-438 Kota Meulaboh terhadap perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kegiatan hiburan dan perayaan daerah memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan berbagai produk lokal. Aktivitas tersebut turut membuka peluang peningkatan pendapatan pedagang serta menggerakkan perekonomian masyarakat
Tarmizi menyampaikan harapannya agar kegiatan hiburan dan perayaan serupa dapat terus diselenggarakan di Aceh Barat dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal.
Dengan demikian, perputaran uang dari kegiatan masyarakat diharapkan tetap berlangsung di daerah sendiri, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh pedagang, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat.
“Harapan kita, kegiatan seperti ini terus ada di Aceh Barat agar perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat dan uang yang beredar dapat dinikmati oleh masyarakat kita sendiri,” demikian pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, S.H., turut mendampingi Bupati sepanjang rangkaian kegiatan penutupan HUT ke-438 Kota Meulaboh tahun 2026.
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya menyukseskan perayaan hari jadi Kota Meulaboh, sekaligus memperkuat pesan bahwa pelestarian budaya, pengamalan syariat Islam, perlindungan generasi muda, kebersihan lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal merupakan tanggung jawab bersama.
Perayaan HUT ke-438 Kota Meulaboh diharapkan tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas budaya Aceh, meningkatkan kebersamaan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.







