Kibaan.co : Aceh Barat – Suasana Area Lapangan Teuku Umar, Kabupaten Aceh Barat, dipadati ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan pembukaan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-438 Kota Meulaboh, Sabtu malam (10/10/2026)
Perayaan yang dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah, tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota, serta penampilan seni budaya khas Aceh
Pembukaan perayaan hari jadi Kota Meulaboh ini menjadi salah satu momentum berkumpulnya masyarakat untuk merayakan perjalanan panjang kota sekaligus menikmati beragam hiburan dan pertunjukan budaya yang disuguhkan di pusat kegiatan tersebut
Sejak malam pembukaan, kawasan Lapangan Teuku Umar terlihat ramai dipadati pengunjung. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir untuk menyaksikan rangkaian acara yang menggabungkan unsur hiburan, pelestarian budaya, dan promosi potensi daerah
Pembukaan HUT ke-438 Kota Meulaboh turut dihadiri Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar beserta istri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Evan dan Zaini Bakri, yang disebut baru dilantik, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Aceh, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Barat
Sejumlah unsur Forkopimda yang hadir di antaranya Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) beserta istri
Kemeriahan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari luar daerah, termasuk Wakil Wali Kota Sabang beserta istri, Wakil Bupati Nagan Raya beserta istri, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dan Asisten II Kabupaten Aceh Selatan
Turut hadir Komandan Batalyon (Danyon) 116 yang dikabarkan akan segera mengemban tugas sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) Nagan Raya. Kehadiran para pejabat tersebut menambah semarak perayaan hari jadi Kota Meulaboh tahun ini
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam rangkaian HUT ke-438 Kota Meulaboh adalah rencana pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 2.026 gelas Kopi Khop
Kopi Khop merupakan minuman khas Aceh Barat yang memiliki cara penyajian unik. Minuman kopi ini disajikan menggunakan gelas yang ditelungkupkan di atas piring, kemudian dinikmati dengan cara menyeruput kopi yang keluar dari sela-sela gelas
Melalui agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ingin memperkenalkan Kopi Khop kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus mengangkat kekayaan kuliner lokal sebagai bagian dari identitas daerah
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan bahwa kegiatan minum Kopi Khop secara massal dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya di Lapangan Teuku Umar
“Insya Allah besok minum Kopi Khop di Lapangan Teuku Umar. Kita akan minum Kopi Khop dengan jumlah total 2.026 gelas untuk memecahkan rekor MURI, karena Kopi Khop sudah resmi menjadi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) milik Aceh Barat”,ujar Tarmizi
Rencana tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian perayaan sekaligus memperkuat upaya promosi Kopi Khop sebagai produk kuliner khas Aceh Barat yang memiliki potensi untuk dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional
Selain agenda promosi kuliner, perayaan HUT ke-438 Kota Meulaboh juga menghadirkan pertunjukan seni dan budaya tradisional Aceh. Pengunjung disuguhi Tari Seudati dan pertunjukan Rapa’i Daboh yang menarik perhatian masyarakat
Tari Seudati dikenal sebagai salah satu kesenian tradisional Aceh yang menampilkan kekompakan gerak, irama, dan syair. Sementara itu, Rapa’i Daboh memadukan tabuhan alat musik rapa’i dengan atraksi tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan seni pertunjukan Aceh
Penampilan kedua kesenian tersebut menghadirkan nuansa budaya di tengah kemeriahan acara. Kehadirannya sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan mengapresiasi warisan seni tradisional yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Aceh
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Barat beserta jajaran pemerintah kabupaten dan keluarga besar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat
Perayaan HUT ke-438 Kota Meulaboh tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi sarana promosi budaya, kuliner, dan pariwisata daerah
Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat serta menghadirkan tamu dari berbagai daerah, perayaan tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan terhadap potensi Aceh Barat. Kopi Khop, kesenian tradisional, dan berbagai kekayaan lokal lainnya menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas daerah.
Antusiasme masyarakat yang memadati Lapangan Teuku Umar turut memperlihatkan besarnya perhatian warga terhadap perayaan hari jadi kota. Momentum ini diharapkan dapat mendorong pelestarian tradisi sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat
Dengan mengangkat kekayaan budaya dan kuliner lokal, HUT ke-438 Kota Meulaboh diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan daerah sekaligus memperkenalkan potensi Aceh Barat kepada khalayak yang lebih luas







